Apa Benar Suku Batak Berasal dari puncak jaya papua?

Apa Benar Batak Berasal dari puncak jaya papua? Mengapa halakkita Suku batak secara umum sangat sesuai berteman dengan kitorang papua? Ada yang menuliskan straight forward style-nya yang serupa saat ngomong, atau vokalisasi-pengucapan-nya yang terkesan kuat, jelas.. masing-masing huruf terucap dengan paling jelas, seluruh huruf muncrat dimulut,…sering menjadi bahan cibiran ditelevisi orang orang jakarta…oh mungkin bukan ejekan, mungkin pun apresiasi. Mungkin pun karena kendala hidup yang serupa di landscape geografis yang bergunung-gunung. Atau, sebab sama sama cantik cantik dan ganteng ganteng. Yg ini ngga dapat disangkal: sebab sama sama pekerja keras…lihatlah timnas sepak bola kita: terdapat mahyadi panggabean, saktiawan sinaga, boas salossa, Ricardo salampessy, ortisan salossa, dll.

Saya punya teman sejumlah orang papua. Dalam pertemuan nasional, seringkali Suku batak kesatu kali menggali orang papua. Rupa-rupanya terjadi sebaliknya, orang papua seringkali mencari-cari orang batak. Nanti ditanya untuk panitia, terdapat ngga orang batak peserta pertemuan ini? orang batak pun tanya, terdapat orang papua ngga? Seperti terdapat koneksitas magis yang menciptakan mereka punya naluri guna bertegur sapa. Oohhhh jadi anda orang batak ya? Sa orang dari papua. Kemudian langsung baku peluk dan baku-salam.

Percayalah, aku tak sempat namanya, seorang anggota DPRD Sumatera Utara yg lalu sejumlah periode dijabat orang Indonesia timur, namun lebih “sedeng” lagi ialah pejabat gubernur di papua pernah dijabat oleh orang batak.bahh…benar benar gawat sinulingga, laksana apa sih asal usul hubungan kedua suku ini….ini telusuran jejaknya.

Iya pun pikirku, mulajadi nabolon nyaris tidak barangkali menurunkan putri kesayangannya, deak parujar, di bukit (hanya ‘bukit’) pusuk..maksudku pusuk buhit. Bukitnya terlampau cetek dibanding gunung beda semacam sinabung, kerinci, galunggung, dan pastinya yang tertinggi, jaya wijaya di papua. Dia ialah putri favorit dewa utama, mulajadi nabolon yang tidak tega menghukum putrinya terlampau keras, meskipun telah menampik untuk dikawinkan. Deak parujar diusir dari kayangan, dan diserahkan sedikit tanah pauseang, mempunyai nama bumi.

Si boru deak parujar tentu mengerjakan kerja kesatunya di jaya wijaya sebagai gunung tertinggi di khatulistiwa ini. Pasca turun dari sorga, pijakan kaki kesatu, seperti diceritakan legenda batak, ialah digunung tertinggi. Disanalah Mr. Ihat Manisia mengawali tahtanya bareng juffrow deak parujar, sesudah mereka dihukum oleh mulajadi nabolon dari surga. Keturunan dewa dewi ini, sesudah itu, antara beda Mr Tantan Debata, si petualang, terbang jauh ke telaga toba dan mempunyai anak kesatu siraja batak.

Si (raja) Jau, keturunan beda Deak parujar, tidak lumayan kuat terbang, atau nafsu terbangnya memang tidak terlampau besar, sampai-sampai memilih berhenti disekitar pulau Jawa, dan berkembang biak disana. Mr Jau ini punya karakter lembut, rendah hati, defensif, susah ditebak, namun pemikir yang dalam.

Sementara itu, isumbaon, raja digdaya keturunan siraja batak, yang tidak jarang kali suka menyendiri dan semedi, melakukan pengiriman dan terbang ke papua pulang untuk memperingati bona ni ari-nya, deak parujar. Kemudian sebagai tanda penghargaan, secara misterius menyihir papua menjadi pulau sangat cantik, sangat kaya sumber daya alam, sangat tinggi biodiversitynya, sebagai simbol dan peringatan untuk tempat turunnya dewa dewi kesatu.

Sepertinya tidak ada daftar yang menuliskan isumbaon langsung balik ke tanah batak, besar bisa jadi dia berhenti sejumlah saat di Kalimantan, dan berkembang biak disana. Dia suka dengan ketenangan, sampai-sampai dia membunuh naga yang tidak jarang mengusik. Karena itulah, maka di pulau Kalimantan tidak terdapat gempa sampai saat ini. satu satunya keturunan siraja batak yang tidak suka bepergian ialah guru tatea bulan. Dia menguras waktu di tanah tidak terlampau subur, toba, memiliki tidak sedikit sekali anak laki-laki dan perempuan, dan menjadi bapak untuk orang-orang batak masa sekarang yang terdapat disana.

Tetapi kemudian, raja mengalahkan yang kesepian, yang kesepian dan pengembara, mengirim beberapa keturunannya kembali ke Taba, dan di antara tetesannya ada hantu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *