Benarkah Negara Madura Pernah ada?

Benarkah Negara Madura Pernah Ada?

BudayawanBenarkah Negara Madura Pernah ada? Sejarah mencatat bahwa madura pernah menjadi negara . Madura adalah pulau yang subur dan pada mulanya hanya memiliki nilai ekonomi yang kecil bagi belanda atau voc. Pada masa itu banyak orang yang melakukan migrasi besar-besaran di jawa timur dalam rangka mencari kehidupan yang lebih baik . Madura merupakan sumber prajurit kolonial menjadi harapan bagi belanda. Hal ini tercermin pada awal abad 17 hingga pertengahan abad 18 namun setelah abad 19 madura mempunyai nilai ekonomi yang lebih besar sebagai pemasok utama garam ke daerah-daerah yang dikuasai belanda di seluruh nusantara. Dimana garam merupakan monopoli yang menguntungkan bagi pemerintah kolonial.Negara Madura

Pemunguan suara untuk menentukan negara madura

Dalam perjalanan sejarahnya madura mempunyai keterlibatan yang panjang dengan belanda .ini bukan hanya terjadi karena kepentingan langsung belanda di madura, tetapi lebih dikarenakan keterlibatan orang orang madura di jawa timur mulai abad 17 dan seterusnya. Keinginan menjadi daerah dengan kekuasaan luas dan lepas dari kekuasaan raja-raja mataram di jawa. Memotivasi penguasa di madura untuk tidak mudah tunduk pada raja mataram. Madura yang mulanya dikuasai oleh raja-raja lokal ditaklukan oleh raja mataram sultan agung pada tahun 1624. Akibat taklukan itu pemerintahan di pulau madura dipersatukan di bawah 1 orang yang berasal dari garis pangeran dan madura.Negara Madura

Ibukota madura saat itu adalah sampang. Para pangeran ini setelah tahun 1678 menggunakan nama cakraningrat yang kelak memainkan peranan politik penting di jawa timur hingga pertengahan awal abad 18.

Sebagai daerah yang menjadi taklukan kerajaan mataram, sudah pasti tidak ada kebebasan dalam pemerintahan untuk pengaturan daerahnya. Untuk itu gerak timbul penentangan penentangan dari pangeran pangeran di madura terhadap raja mataram. Penentangan pertama kali dilakukan oleh raden trunojoyo pada masa pemerintahan amangkurat 1 . Ketidaksukaan trunojoyo kepada amangkurat 1 karena telah membunuh ayahnya. Trunojoyo ingin mendapatkan kekuasaan kembali atas madura. Untuk itu yang menghimpun kekuatan dan merebut kekuasaan atas pemekasan di madura tengah bagian selatan . Pamekasan kemudian dijadikan pangkalan pemberontakan. Di pangkalan ini dia bisa menguasai seluruh madura selama tahun 1671.

Trunojoyo ingin memperluas wilayah kekuasaannya di sepanjang pesisir jawa, akhirnya dengan bersekutu dengan orang-orang dari makassar. Pada tahun 1675 terjadi pemberontakan. Pasukan trunojoyo memasuki jawa dan merebut surabaya dukungan kepada nya semakin kuat terbukti dengan banyaknya kemenangan kemenangan yang diperoleh .voc tidak tinggal diam dengan segala peristiwa yang terjadi di pesisir pulau jawa. Voc yang menginginkan adanya stabilitas di daerah pesisir utara . Guna kelancaran jalur pelayaran dan perdagangan. Berusaha mengambil tindakan peristiwa di pesisir jawa tersebut. Akhirnya pada bulan februari 1677 melakukan pembeharuan perjanjian yang tealah dibuat pada tahun 1466 . Perjanjian itu diaggap sudah tidak relevan dengan kondisi saat itu berdasarkan perjanjian itu amangkurat 1 melawan musuh musuh nya . Namun konsekuesinya raja mebayar semua biaya yang di keluarkan . Dan memberi konsesi konsep ekonomi kepada voc seperti pembebasan dari cukai.

Voc kemudian campur tangan di daerah pesisir dan berhasil memukul mundur trunojoyo dari surabaya jam untuk bulan ini justru menambah tinggi suhu pemberontakan sehingga pada tahun 1677 di istana kerajaan di paret diserang dan berhasil dikuasai pasukan trunojoyo. Sebelumnya amangkurat 1 sempat melarikan diri bersama putra mahkotanya hingga meninggal dan dimakamkan di tegal wangi selatan tegal pesisir utara. Beliau kemudian digantikan oleh putra mahkotanya amangkurat 2. Dengan persekutuannya dengan voc amangkurat 2 bersama pasukannya berhasil menangkap trunojoyo pada akhir 1679. Pada januari 1680 amangkurat 2 secara pribadi menikam trunojoyo sampai mati.

Perjuangan perlu joyo kemudian dilanjutkan oleh penambahan cakraningrat 1. 1680 – 1707 penguasa madura barat ini mempunyai pengaruh yang kuat terhadap belanda dan juga ingin memperluas wilayah kekuasaannya atas wilayah pesisir jawa demikian juga yang terjadi pada masa pemerintahan pangeran cakraningrat 3 .usaha melepaskan diri dari kerajaan mataram dan ketidak setiaan untuk tunduk dan menghadap ke istana semakin . Bahkan pada masa cakraningrat 4 semakin kuat keinginan untuk berada di bawah voc dari pada masa pasal amangkurat 4. Namun ketika amangkurat 4 wafat dan digantikan oleh putranya pakubuwono 2 antara 1726 hingga 1749, hubungan cakraningrat 4 telah pulih kembali.

Cakraningrat 4 dikawinkan dengan saudara perempuan raja sejak itu telah tercapai pengertian diantara cakraningrat 4 dengan ratwa mangkurat. Pemulihan hubungan itu tidak menyurutkan keinginan bebas raja yang menghendaki dijadikan pasar voc.

Gayung bersambut ketika ketika terjadi konflik antara voc dengan pakubuwono 2 cakraningrat 4 bersedia membantu voc apabila disetujui lepas dari kartasura dan diperbolehkan cara dewasa bergerak di jawa timur. Voc yang ingin mencari keuntungan dari setiap konflik yang terjadi ternyata kemudian memutuskan tetap menjalin persekutuan dengan raja mataram asal mau bekerja sama .menghadapi situasi seperti itu maka untuk menghindari putusnya hubungan dengan voc cakraningrat 4 kemudian mengembalikan istana kerajaan kepada pakubuwono 2. Sebagai ucapan terimakasih kemudian pakubuwono 2 memberikan voc kedaulatan penuh atas madura barat .

Voc yang boleh khawatir terhadap ambisi sekutunya tidak mau mengakui tuntutan cakraningrat 4 atas kekuasaan besar di sebagian wilayah jawa timur. Voc berpikiran bahwa ketenangan pesisir utara tidak akan terwujud jika terdapat kekuasaan madura di jawa timur akhirnya pada bulan juni 1744 voc berusaha melakukan perundingan dengan cakraningrat tetapi berjalan sia . Bulan februari 1745 voc menyatakan bahwa cakraningrat 4 diturunkan dari tahta dan akan diperlakukan sebagai pemberontak . Akibatnya terjadi peperangan dengan voc, kekuatan pasukan cakraningrat 4 kemudian melemah hingga akhirnya melahirkan diri ke banjarmasin namun kemudian dia berhasil ditangkap dan diserahkan kepada voc yang membawanya ke batavia kemudian dibuang ke tanjung harapan tahun 1746

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *