Kebenaran Suku Mante yang di Indonesia

Suku Mante

Kebenaran Suku Mante yang di Indonesia – Rumor dari mulut kemulut,konon katanya di hutan aceh terdapat suku koloni orang kerdil yang dinamakan sebagai “Mante/Bante”.Ada yang melafalkan bahwa suku Mante/Bante ialah suku Gayo,namun tampaknya itu melulu rumor belaka.

Suku mante atau Bante sampai saat ini masih menjadi misteri semua peneliti dan masyarakat aceh dalam menelurusi keberadaannya sebagai nenek monyang bangsa Aceh.

Ciri-ciri yang dipunyai suku Mante/Bante antara lain:

  • Berkulit coklat tua
  • Tubuh pendek selama 150-an cm
  • Memakai gelang di leher, anting pemberat di telinga, penusuk bibir.
  • Perut buncit (bahasa Aceh: pruët bu’èng)
  • Tidak mengenal pakaian lengkap.

Banyak yang berasumsi bahwa suku mante benar-benar ada, tergolong Christiaan Snouck Hurgronje (seorang peneliti belanda yang bertugas mempelajari aceh secara keseluruhan)dalam bukunya De Atjehers pun menyinggung adanya suku tersebut. Tapi ia juga tak pernah bertemu langsung. Dia melulu mengutip orang yang katanya pernah melihatnya.

Seorang Antopolog serta Dekan FKIP Universitas Syiah Kuala Teuku Syamsudin menuliskan dalam Hikayat-hikayat Aceh suku Mante tidak jarang disebut. Jadi, benarkah suku mante tersebut benar-benar ada?? Namun yang sangat menarik pernyataan yang diutarakan Gusnar Efendy, seorang warga blangkejeren Aceh Tenggara, dia menyatakan masih tidak jarang bertemu dengan suku mante di tengah hutan. “Saya tidak bohong. Saya berani digantung,” katanya, laksana dikutip Kompas.

Bisa jadi pernyataan gusnar adalahkebenaran tetapi tetap saja tidak bisa dijadikan bukti tentang eksistensi suku mante menilik bukti yang diserahkan lemah lantaran dia menonton sendiri tanpa dokumentasi, kalaupun bertemu mengapa gusnar tidak mengupayakan mengajak bicara atau menangkapnya sekalian(hehehe tiba-tiba timbul gagasan primitive)Untuk mencari dan kebenaran Suku Asli Aceh atau dikenal dengan suku Mante, Mari anda flashback Ribuan tahun ke belakang.

Ribuan tahun yang kemudian (sekitar 500-1500 SM) saat pulau sumatera belum mempunyai nama, datangl sekelompok imigran dari asia Tenggara, mereka datang dan menetap dibeberapa unsur pegunungan sumatera. Suku Pendatang kesatu dikenal dengan suku melayu proto atau biasa dinamakan dengan melayu lama. Suku melayu proto memiliki kemahiran khusus dalam bidang agrikultural dan berburu sedangkan alat yang dipakai masih berasal dari batu. Pada tahun 1500 SM pulang datang kumpulan kedua dikenal dengan suku melayu Deutro yang menghuni wilayah pesisir sumatera. Suku ini memiliki kemahiran lebih maju dikomparasikan suku melayu proto, suku ini sudah dapat menggunakan logam dan perunggu sebagai peralatan. Selanjutnya mereka menghuni dan menyusun komunitas dan berkembang menjadi suku-suku kecil laksana Aceh, Batak, Padang dan Palembang.

Setidaknya teori diatas bisa dijadikan dasar darimana asal usul bangsa Aceh meskipun tidak sedikit yang meragukan tetapi pada tahun 2010 Tim Arkeolog Medan sukses menemukan fosil kerangka insan purba yang diduga telah menghuni daratan tinggi gayo era mesolitik. Berdasarkan keterangan dari hasil riset atas pengujian karbon terhadap fosil, semua peneliti berasumsi bahwa kegiatan kehidupan di website Loyang Mendale dan sekitarnya telah dilangsungkan sebelum 3580 tahun yang kemudian atau selama 1500 sebelum Masehi. Di samping Kerangka manusa prasejarah ditemukan, kesebelasan Arkeolog pun menemukan kapak genggam, mata tombak dari batu dan sejumlah peralatan dari batu lainnya disekitar areal penemuan.

Lucas P Koestoro, peneliti senior Balar Medan menuliskan “Kemungkinan kerangka insan prasejarah Aceh Tengah merupakan kumpulan manusia yang bermigrasi dari Vietnam Utara ribuan tahun lalu. Masuk melalui sejumlah jalur, khususnya Selat Malaka dan sungai (Krueng Peusangan yang berhulu di Danau Laut Tawar) melewati pesisir unsur timur Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), dan mereka mendarat di Dataran Tinggi Gayo.”

Keberadaan tentang suku Mante/Bante juga masih menjadi misteri,dan mengenai kebenarannya tersebut tergantung semua pembaca.Apakah kamu mempercayainya atau tidak?Silahkan semua pembaca memenuhi pendapat kamu mengenai kebenaran suku Mante/Bante di kotak komentar!

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *